Karawang Pertahankan Takhta: Gema Bedug Kota Pangkal Perjuangan Kembali Getarkan Jawa Barat

 


Suara Hukum.Live - KARAWANG – Irama perkusi tradisional yang presisi dan filosofis kembali menempatkan Kabupaten Karawang di puncak tertinggi. Melalui delegasi seniman terbaiknya, Karawang resmi menyabet gelar Juara Pertama Lomba Festival Bedug Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kemenangan ini bukan sekadar urusan memukul kulit kerbau, melainkan bukti ketangguhan diplomasi budaya yang diusung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya saat menerima laporan kemenangan yang dibawa oleh Kepala Bidang Budaya. Baginya, prestasi ini adalah buah dari dedikasi kolektif antara pemerintah dan pegiat seni lokal.

"Alhamdulillah, mahkota juara ini pulang kembali ke Karawang. Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kru dan seniman yang telah berjibaku. Kalian bukan hanya pemenang, kalian adalah penjaga marwah budaya kita," ujar H. Aep dengan penuh semangat.

Kemenangan ini mempertegas identitas Karawang sebagai daerah yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga "akar" budayanya tetap menghujam kuat. Slogan Karawang Nanjeur Najuritan, Nanjeur di Buana kini bukan lagi sekadar kalimat puitis, melainkan realitas yang dibuktikan di panggung provinsi.

Sinergi antara visi pimpinan dan kreativitas para seniman di lapangan menjadi kunci utama mengapa Karawang sulit digoyahkan dalam festival tahunan ini. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Karawang untuk terus mencintai dan mengembangkan seni tradisi di tengah arus modernisasi.

Penulis : Hendrik