Suara Hukum. Live. KARAWANG — Suasana di Lapangan Futsal Antic Sport Center, Kabupaten Karawang, mendadak riuh rendah. Bukan karena sorotan laga liga profesional, melainkan gelak tawa, teriakan dukungan, dan aksi kejar-kejaran bola yang melibatkan figur tak biasa: para penjaga keamanan berseragam cokelat, awak media yang biasanya sibuk memegang pena dan kamera, serta masyarakat umum.
Semua melebur menjadi satu di atas rumput sintetis. Mereka bukan lagi aparat dan warga dalam sekat formal, melainkan kawan seperjuangan di bawah satu atap: lapangan olahraga.
Ajang kompetisi futsal yang dihelat oleh Polresta Karawang ini merupakan bagian dari rangkaian semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75. Dibuka secara resmi oleh Kapolresta Karawang, Kombes Pol Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si.—didampingi Wakapolresta AKBP Afrian Satya Permadi dan Kasi Humas Ipda Muh. Alaoasim—turnamen ini berhasil menyedot perhatian publik lewat format pesertanya yang inklusif.
Sebanyak sembilan tim tumpah ruah meramaikan kompetisi, terdiri dari:
- 2 Tim perwakilan Polsek jajaran
- 1 Tim dari unsur wartawan/insan pers
- 6 Tim dari berbagai elemen masyarakat
Ada pemandangan unik di pinggir lapangan. Jersey kebanggaan, atribut kepangkatan, hingga identitas profesi sejenak ditanggalkan. Yang tersisa hanyalah sportivitas dan keringat yang mengucur deras.
Bagi Kapolresta Karawang, Kombes Pol Mario Prahatinto, turnamen ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar mencari piala atau juara bertahan. Mengusung semangat program Polisi Bersama Masyarakat dari Kapolri, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah kunci utama merawat ketertiban umum (kamtibmas).
"Melalui momentum ini, kami berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat tanpa sekat. Harapannya sederhana: polisi semakin dicintai masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah mereka," ungkap Kombes Pol Mario dengan penuh antusias.
Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Keikutsertaan tim wartawan dan masyarakat secara langsung menunjukkan komitmen Polresta Karawang untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi kolaborasi lintas sektor.
Di era modern, menjaga keamanan wilayah tidak lagi bisa dilakukan secara sepihak. Dibutuhkan ekosistem kolaboratif antara kepolisian, insan pers sebagai pilar informasi, dan masyarakat sebagai garda terdepan di tingkat akar rumput.
Melalui gelora HUT Humas Polri ke-75 ini, Polresta Karawang mengirimkan pesan kuat: keamanan dan ketertiban adalah mahakarya yang dibangun bersama.
Ketika peluit akhir dibunyikan dan keringat mulai mengering, yang tersisa bukanlah siapa yang menang atau kalah di papan skor. Kemenangan sejati hari itu adalah cairnya ketegangan, eratnya jalinan silaturahmi, serta menguatnya keyakinan bahwa Polri dan masyarakat Karawang adalah satu tim yang solid—baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Penulis : Yerrydewa