Suara Hukum.Lve - KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang mempertegas langkah strategis dalam menyelaraskan efisiensi operasional dengan optimalisasi pelayanan publik. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP., menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengadopsi pola pikir positif terhadap transformasi kebijakan daerah.
Hal tersebut ditegaskan Sekda saat memimpin Apel Pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Senin (30/03/2026). Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa profesionalisme adalah kunci utama dalam menghadapi dinamika tata kelola pemerintahan tahun anggaran 2026.
Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah implementasi kebijakan Work From Home (WFH). Berbeda dengan konteks masa lalu, WFH kali ini dijalankan dengan target makro yang lebih spesifik, yakni konservasi energi dan efisiensi belanja daerah.
"Kebijakan WFH ini mengusung target strategis untuk menekan konsumsi BBM hingga 20%. Saya meminta seluruh ASN untuk selalu mengambil sisi positif dari setiap kebijakan yang ada," ungkap Asep Aang di hadapan peserta apel.
Beliau menambahkan bahwa fleksibilitas ruang kerja bukan berarti pelonggaran tanggung jawab. Sebaliknya, hal ini menuntut integritas yang lebih kuat agar roda pelayanan publik tetap berjalan prima meskipun dilakukan secara jarak jauh. ASN diminta untuk memprioritaskan pemenuhan kewajiban dan tanggung jawab secara tuntas sebelum berbicara mengenai hak.
Memasuki periode Triwulan II, Sekda Karawang mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pimpinan Perangkat Daerah untuk melakukan percepatan (akselerasi) realisasi anggaran. Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan seluruh target pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara tepat waktu.
"Akselerasi adalah harga mati. Kita sudah memasuki Triwulan II, seluruh perangkat daerah harus meningkatkan realisasi anggaran agar output pembangunan tidak tertunda," tegasnya.
Arahan Sekda kali ini membawa pesan kuat mengenai transisi birokrasi Karawang menuju ekosistem kerja yang berorientasi pada hasil (result-oriented). Dengan fondasi integritas dan kesadaran energi, Pemerintah Kabupaten Karawang optimistis dapat menutup semester pertama tahun 2026 dengan capaian kinerja yang melampaui target pembangunan.
Melalui sinergi antara penghematan energi dan percepatan fiskal, Karawang berupaya menjadi model birokrasi yang adaptif terhadap tantangan zaman serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penulis : Hendrik
