Suara Hukum.Live -KARAWANG – Sebuah pemandangan tidak biasa mewarnai wajah birokrasi Pemerintah Kabupaten Karawang mengawali pekan pertama bulan ini. Bukan sekadar seremonial, Apel Senin Pagi dan Staff Briefing yang digelar secara daring pada Senin (6/4/26) menjadi panggung deklarasi aksi nyata penghematan energi nasional.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyukseskan program efisiensi yang dicanangkan Presiden RI. Namun, kali ini instruksi tersebut tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan ditunjukkan melalui aksi nyata para pimpinan daerah.
Gaya kepemimpinan "Leading by Example" (memimpin dengan teladan) dipraktikkan langsung oleh tiga pilar pimpinan Karawang. Di hari kerja tersebut, Bupati Aep Syaepuloh tampak tiba di kantor dengan menggunakan mobil listrik pribadi.
Langkah ini disusul oleh Wakil Bupati yang memilih menggunakan transportasi publik kereta api menuju lokasi kerja, sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang terpantau sudah mulai membiasakan diri berkantor dengan mengendarai sepeda motor sejak sehari sebelumnya.
"Soliditas dan kekompakan dari jajaran pimpinan hingga staf harus menjadi inspirasi serta modal utama. Kita ingin menunjukkan bahwa efisiensi bukan beban, melainkan gaya hidup baru birokrasi," ujar Bupati Aep di hadapan ribuan ASN yang menyimak secara virtual.
Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan penghematan anggaran yang signifikan melalui pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan energi listrik di tiap instansi. Aep mengapresiasi seluruh OPD yang sudah mulai bergerak aktif melakukan langkah-langkah penghematan di kantor masing-masing.
Penghematan ini dinilai krusial sebagai bantalan fiskal daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan yang diprediksi kian kompleks.
Inovasi dalam pola kerja ini diharapkan mampu melahirkan budaya organisasi yang lebih peka terhadap situasi global. Dengan penggunaan kendaraan listrik dan transportasi umum oleh para pejabat teras, Pemkab Karawang mengirimkan pesan kuat ke publik: bahwa birokrasi siap beradaptasi dan menjadi garda terdepan dalam solusi lingkungan dan penghematan energi.
"Situasi ke depan tidak mudah dan penuh tantangan. Keteladanan adalah kunci. Jika pimpinan sudah bergerak, maka gerak organisasi akan menjadi lebih solid," tutup Aep dalam arahannya.
Penulis : Hend
