Suara Hukum. Live, KARAWANG – Ruang gerak komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Karawang kian mempersempit. Melalui strategi taktis Operasi Jaran Lodaya 2026, Tim Gabungan Satreskrim Polres Karawang berhasil menggagalkan pelarian seorang eksekutor curanmor asal Lampung Timur yang nekat beroperasi di wilayah Tegalwaru.
Penangkapan ini menjadi sinyal keras bahwa Karawang bukan lagi wilayah yang "ramah" bagi para pelaku kejahatan jalanan lintas provinsi.
Aksi kejahatan ini bermula saat sebuah sepeda motor Honda Scoopy milik seorang warga bernama Rawi, raib digondol pelaku saat terparkir di kawasan Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.
Namun, pelarian pelaku tak berlangsung lama. Respons cepat kepolisian menjadi kunci utama patahnya pelarian sang hulu balang curanmor.Jumat (29/5): Tim gabungan dari Polsek Tegalwaru dan Unit II Jatanras Satreskrim Polres Karawang berhasil mengendus keberadaan pelaku dan melakukan penyergapan di wilayah Tegalwaru. Pelaku diringkus tanpa perlawanan berarti bersama barang bukti motor hasil curian.
Sabtu (30/5): Setelah menjalani pemeriksaan intensif, pelaku resmi dijebloskan ke dalam rumah tahanan (Rutan) Mapolres Karawang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Keberhasilan ini menuai apresiasi langsung dari korban. Rawi menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan gerak cepat personel kepolisian yang berhasil mengembalikan aset berharganya dalam waktu singkat.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan, menegaskan bahwa Operasi Jaran Lodaya 2026 tidak akan mengendurkan tekanan terhadap para pelaku kriminal.
"Karawang bukan tempat yang aman bagi pelaku kriminal. Siapa pun pelakunya dan dari mana pun asalnya, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar IPDA Cep Wildan dengan nada diplomatis namun tegas.
Dengan masih bergulirnya Operasi Jaran Lodaya, Polres Karawang berkomitmen untuk terus memetakan dan mempersempit ruang gerak jaringan curanmor demi menghadirkan rasa aman yang absolut bagi masyarakat di seluruh pelosok Karawang.
Penulis : Madun