Suara Hukum.Live, BEKASI — Menembus jarak dan bentang pulau, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi membuktikan bahwa kepedulian tak mengenal batas wilayah. Merespons bencana gempa bumi yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dishub Kab. Bekasi bergerak cepat melepas armada bantuan logistik mendesak langsung ke titik-titik pengungsian.
Langkah ini menegaskan peran Dishub yang tak lagi sebatas mengurai kepadatan lalu lintas daerah, melainkan hadir sebagai garda terdepan penanganan krisis kemanusiaan.
Pelepasan bantuan secara resmi hari ini memberangkatkan suplai vital yang dikelompokkan dalam tiga prioritas:
Ketahanan Pangan: Pasokan bahan makanan pokok siap olah dan air bersih siap minum.
Kesehatan & Sanitasi: Obat-obatan darurat, first-aid kit, serta paket sanitasi keluarga (hygiene kit).
Proteksi Kelompok Rentan: Perlengkapan bayi, popok, susu, dan nutrisi tambahan.
Guna memastikan bantuan tiba tanpa hambatan, Dishub Kab. Bekasi mengombinasikan pengiriman logistik dengan manajemen rantai pasok terintegrasi. Tim lapangan disiagakan untuk berkoordinasi dengan jaringan transportasi antarwilayah, mengamankan rute darat, serta memastikan kelancaran jalur penyeberangan menuju posko utama pengungsian di Flores.
"Duka Flores adalah duka warga Kabupaten Bekasi. Kesiapan armada serta kepastian jalur distribusi yang aman dan cepat menjadi prioritas utama kami agar bantuan ini tepat sasaran," ungkap perwakilan Dishub Kab. Bekasi usai melepas armada.
Aksi tanggap ini menjadi bukti nyata kesetiakawanan sosial dari Bekasi untuk Nusantara. Mari bersama kita alirkan doa dan dukungan terbaik bagi pemulihan saudara-saudara kita. Tetap kuat, Flores! Tetap tangguh, NTT!
