Desa Mulyasari Gelar Walimatussafar dan Halal Bihalal Akbar: Semangat Kebersamaan dan Kedermawanan Memayungi Keberangkatan 34 Jamaah Umroh

 


Suara Hukum.live, KARAWANG – Sebuah pemandangan langka nan penuh haru mewarnai Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, pada Jumat, 11 Juli 2025. Pemerintah Desa Mulyasari sukses menggelar acara Walimatussafar Umroh dan Halal Bihalal 2025 yang tak hanya merayakan kebersamaan pasca-Idul Fitri, tetapi juga menjadi momen bersejarah pelepasan 34 warganya menuju Tanah Suci. Acara yang berlangsung khidmat dan sarat makna kekeluargaan ini dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga setempat, menandai kuatnya ikatan silaturahmi di desa tersebut.


Walimatussafar, tradisi melepas keberangkatan jamaah haji atau umroh, kali ini terasa istimewa. Bukan sekadar seremoni pelepasan, namun juga menjadi bukti nyata kedermawanan dan perencanaan matang yang telah dirajut sejak tahun 2024. Total 34 jamaah umroh asal Desa Mulyasari, yang terdiri dari beberapa perangkat desa dan mayoritas warga biasa, kini siap memenuhi panggilan Baitullah.



Yang paling mencuri perhatian adalah pernyataan H. Margono, Kepala Desa Mulyasari, yang mengungkap sumber pendanaan keberangkatan puluhan jamaah ini. "Alhamdulillah, dengan walimatussafar kita memberangkatkan jamaah umroh sebanyak 34 orang. Sebenarnya acara ini sudah direncanakan jauh-jauh hari, dan tahun 2024 kita sudah rencanakan, dan tahun ini kita laksanakan di tahun 2025," ujarnya dengan nada syukur.


Lebih lanjut, H. Margono menegaskan, "Dengan walimatussafar ini, kami menggunakan anggaran pribadi, tidak memakai anggaran dari pemerintah desa maupun dari dana lain. Ini murni uang pribadi saya. Alhamdulillah yang berangkat umroh ini mulai dari perangkat desa cuma beberapa orang dan ada juga warga Desa Mulyasari. Ini sudah saya rencanakan dan kebetulan saya ada rezeki dan menabung dari tahun 2024."


Pernyataan ini sontak memantik decak kagum. Di tengah keterbatasan anggaran dan polemik transparansi, langkah kedermawanan pribadi Kepala Desa Margono menjadi teladan nyata. Komitmennya untuk menabung sejak tahun sebelumnya demi mewujudkan impian warga beribadah umroh menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas dan peduli.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Mulyasari juga tak lupa menyampaikan harapannya agar para jamaah diberikan kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan, sebuah pesan penting di tengah dinamika kehidupan desa yang semakin kompleks.


Acara Walimatussafar dan Halal Bihalal ini ditutup dengan doa bersama yang khusyuk dan ramah tamah yang hangat, memperkuat jalinan persaudaraan antarwarga. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, mengindikasikan keberhasilan acara ini dalam mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur. Sebuah inisiatif yang patut diacungi jempol, tidak hanya karena sukses memberangkatkan jamaah umroh, tetapi juga karena berhasil menorehkan inspirasi kedermawanan dan kebersamaan di hati masyarakat Desa Mulyasari.