Maruarar Sirait Canangkan 'Berbaginomics' di Karawang: Citra Mulia Megah Jadi Pilot Project Gotong Royong Digital

 


Hukum suara .com- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Perumahan Citra Mulia Megah (CMM) di Majalaya, Karawang, untuk menegaskan transisi kebijakan penyediaan hunian rakyat. Kunker ini menekankan implementasi semangat "Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat" melalui pendekatan modern dan transparan.


Menteri Maruarar menyatakan bahwa solusi mengatasi kekurangan pasokan (backlog) perumahan yang mencapai jutaan unit di Indonesia tidak dapat lagi sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


"Kita harus menghidupkan kembali roh gotong royong, namun dengan cara yang modern. Ini yang saya sebut 'Berbaginomics'," ujar Maruarar di lokasi.



Dalam kunjungannya, Menteri Maruarar secara simbolis meluncurkan "Dashboard Gotong Royong". Inovasi ini adalah kunci untuk memastikan akuntabilitas. Dengan digitalisasi, Kementerian PKP dapat memantau kontribusi real-time dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam program perumahan.


Langkah ini sekaligus menjadi seruan keras bagi pengusaha properti: mendesak adanya pergeseran fokus dari pembangunan mewah, menuju alokasi sumber daya untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Citra Mulia Megah, yang telah sukses membangun 5.500 unit sejak 2022, kini diposisikan sebagai monumen inovasi kolaboratif yang efektif.


Di tengah sorotan kebijakan nasional, CMM menonjolkan keunggulan produknya. Sutini, Marketing Perumahan Citra Mulya Megah, menjelaskan bahwa unit subsidi Tipe 37/60 yang sedang dibangun telah melampaui standar umum rumah subsidi.


"Pembeli rumah subsidi biasanya harus mengeluarkan biaya lagi untuk finishing. Di Citra Mulya Megah, kami patahkan stigma itu. Unit kami sudah 'Siap Tinggal Pakai'. Begitu kunci diserahkan, Anda bisa langsung pindah," tegas Sutini.


Daftar Spesifikasi Premium CMM Tipe 37/60:


Konstruksi Tuntas: Tembok, atap, dan 2 kamar tidur sudah selesai 100%.


Fasilitas Dasar: Sumur dan instalasi air siap fungsi.


Carport: Area carport sudah full cor/beton.


Material: Lantai Keramik 40x40, Plafon Gypsum, Rangka Atap Baja Ringan, dan Kusen PVC.


Harapan 600 Unit Baru: Solusi Kesejahteraan Keluarga

Saat ini, CMM sedang melaksanakan pembangunan 600 unit rumah subsidi. Menurut Sutini, progres ini merupakan penegasan komitmen pengembang terhadap visi nasional.


"Kami berharap, 600 unit ini bukan sekadar angka, melainkan 600 harapan baru yang siap dihuni. Dengan angsuran HANYA Rp 1,2 juta per bulan selama 15 tahun, ini adalah solusi nyata untuk memutus rantai ketergantungan masyarakat pada biaya sewa," ujarnya.


Harapan pihak pengembang adalah unit-unit CMM dapat menjadi fondasi kuat bagi stabilitas dan kesejahteraan keluarga Indonesia, serta menjadi model percontohan sukses bagi daerah lain dalam mengatasi backlog perumahan.


"Setiap kunci rumah yang diserahkan adalah penanda dimulainya babak baru kehidupan yang lebih baik. Kami berharap 300 unit ini menjadi awal dari ribuan rumah impian lainnya bagi rakyat Indonesia," tutup Sutini, merujuk pada dampak awal program tersebut.



Penulis : Kinah