Terperangkap dalam Pelarian: Jejak Kriminal 'Spesialis' Karangpawitan Berakhir di Selokan

Suaraa Hukum. Live, KARANGPAWITAN – Jumat pagi (30/1/2026) di Jalan Bogor menjadi babak penutup yang ironis bagi petualangan kriminal seorang pria berinisial AZ. Alih-alih melenggang bebas membawa hasil jarahan, pria yang diduga sebagai pencuri kambuhan ini justru harus dievakuasi warga dari dalam saluran air (got) dalam kondisi babak belur.

Aksi dramatis ini bermula saat keheningan pagi pecah oleh suara rintihan minta tolong yang bersumber dari bawah tanah—tepatnya dari dalam drainase di depan rumah seorang warga. Setelah dipastikan ada manusia yang terjebak di ruang  tersebut, warga terpaksa melakukan upaya ekstrem dengan membobok lapisan beton saluran air untuk mengeluarkan pria tersebut.

Begitu berhasil ditarik ke permukaan, identitas pria tersebut terkuak. Ia adalah Az, sosok yang belakangan ini menjadi "buah bibir" negatif bagi masyarakat Karangpawitan.

Informasi yang dihimpun di lapangan menunjukkan bahwa pelarian AZ ke dalam saluran air tersebut bukanlah tanpa alasan. Ia diduga baru saja melarikan diri setelah tertangkap tangan menggasak satu unit iPhone 14 milik penghuni Perumahan Karang Indah.

Namun, daftar "dosa" AZ ternyata lebih panjang dari sekadar ponsel pintar. Warga setempat mengenali AZ sebagai residivis kambuhan yang kerap meresahkan. 

 "Dia sudah sering beraksi di wilayah ini. Terakhir ketahuan mau ambil motor, tapi kali ini nasibnya memang apes di dalam got," ujar salah satu warga yang ikut membantu proses evakuasi.

Penanganan Kepolisian
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana teknis AZ bisa terjepit di dalam lubang saluran air yang sempit tersebut 
apakah karena murni kecelakaan saat bersembunyi atau faktor lain. Saat ini, AZ telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. 
Penulis : Madun