"Cita-Cita Polwan dan Doa Polos Si Kecil Aul yang Mengocok Perut Bupati Karawang di Majalaya"

 


Suara Hukum.liveMAJALAYA – Ada pemandangan tak biasa di pelataran Masjid Al Fadilah, Kecamatan Majalaya, Jumat malam (27/2). Di tengah agenda formal Tarawih Keliling (Tarling) titik kelima bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang, sebuah momen spontan nan hangat mencuri perhatian warga.

Program Tarling tahun ini memang didesain bukan hanya sebagai perjalanan ibadah dari satu masjid ke masjid lainnya. Bagi Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, ini adalah momen "jemput bola" aspirasi dan mempererat simpul persaudaraan dengan tokoh masyarakat serta para kepala desa.

"Tarawih Keliling ini bukan sekadar berpindah tempat, tapi mempererat silaturahmi. Langkah kaki menyatu dalam doa, dan suara takbir menggema hingga ke sudut kampung," ujar Bupati di sela-sela kegiatannya.


 

Usai menunaikan salat, suasana protokoler seketika cair saat seorang anak perempuan bernama Aul memberanikan diri menghampiri orang nomor satu di Karawang tersebut.

Dalam dialog singkat yang mengundang senyum, Bupati bertanya tentang impian masa depan sang bocah. Dengan polos namun tegas, Aul menjawab ingin menjadi seorang Polwan. Alasannya sederhana namun heroik: "Biar bisa nangkep penjahat!"

Tak hanya bicara cita-cita, kepolosan Aul mencapai puncaknya saat ia mendoakan Bupati Aep agar "banyak uangnya." Sontak, tawa lepas pecah dari Bupati dan warga yang menyaksikan. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan doa tulus tersebut, Bupati memberikan hadiah khusus kepada Aul malam itu.

Penulis : Madun