Dukung Penuh Kebijakan Pusat dan Provinsi, Karawang Akselerasi Perizinan Revitalisasi Tambak Lintas Wilayah

 


Suara Hukum.Live - KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi menetapkan arah kebijakan strategis untuk membangkitkan sektor kelautan dan perikanan di wilayah pesisir utara. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas inisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam proyek raksasa revitalisasi tambak lintas wilayah yang terintegrasi.

Program ambisius ini bukan sekadar pembenahan infrastruktur tambak konvensional, melainkan sebuah transformasi menuju ekosistem Ekonomi Biru (Blue Economy). Tujuannya jelas: mengubah ribuan hektare lahan non-produktif menjadi mesin ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Saat ini, terdapat sekitar 78.550 hektare tambak kategori idle atau tidak produktif yang membentang di sepanjang jalur Pantura Jawa Barat. Karawang, sebagai salah satu penyangga ekonomi utama di kawasan tersebut, bergerak cepat dengan memetakan zona prioritas.

"Untuk tahap pertama pelaksanaan tahun 2026, Karawang telah menyiapkan 6.209 hektare lahan yang tersebar secara strategis di empat kecamatan. Kami berkomitmen menjadi garda depan dalam mewujudkan ketahanan pangan laut nasional," tegas perwakilan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Keberhasilan megaproyek ini dinilai bergantung pada integrasi kebijakan lintas otoritas. Bupati Karawang secara khusus mengapresiasi visi Gubernur Dedi Mulyadi yang mendorong model revitalisasi jangka panjang. Pola ini memastikan pembangunan tambak tidak berjalan secara parsial, melainkan dalam satu kesatuan industri yang efisien dari hulu ke hilir.

Untuk mengawal visi tersebut, Pemkab Karawang telah menetapkan Tiga Pilar Komitmen:

  • Akselerasi Regulasi: Menjamin proses perizinan berjalan cepat guna mempermudah investasi dan operasional di lapangan.

  • Pemberdayaan SDM: Melalui pendampingan intensif, masyarakat lokal disiapkan menjadi aktor utama dalam sistem budidaya modern, bukan sekadar penonton.

  • Konservasi Lingkungan: Memastikan eksploitasi ekonomi tetap berjalan selaras dengan upaya pelestarian ekosistem pesisir yang rentan.

Revitalisasi ini diharapkan menjadi jawaban konkret atas persoalan ekonomi yang selama ini menghantui masyarakat pesisir. Dengan sentuhan teknologi dan manajemen tambak yang profesional, proyek ini ditargetkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup petambak secara signifikan.

"Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekonomi biru di Pantura. Fokus kami adalah keberlanjutan, sehingga hasilnya dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang sebagai warisan ekonomi yang kokoh," pungkasnya.

Penulis : Dewa