"Samsat Keliling Jadi 'MVP': Pendapatan Pajak Karawang Lampaui Target Setengah Miliar"


 

Suara Hukum.Live - KARAWANG – Sinergi antara pelayanan publik yang optimal dan kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Karawang membuahkan hasil signifikan bagi kas daerah. Berdasarkan data terbaru, Samsat Karawang berhasil membukukan total pendapatan fantastis mencapai Rp573.480.400 dalam periode pelaporan terkini.

Angka ini bukan sekadar deretan nominal, melainkan cermin dari kepercayaan masyarakat Karawang terhadap pembangunan Jawa Barat. Kontribusi terbesar masih didominasi oleh sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menyumbang sebesar Rp420.599.400.

Ada fenomena menarik dalam sebaran pendapatan kali ini. Layanan Samsat Keliling (Samling) muncul sebagai "mesin utama" pendapatan dengan capaian tertinggi sebesar Rp671.176.900. Hal ini menunjukkan bahwa strategi "jemput bola" yang dilakukan petugas sangat efektif dan diminati masyarakat karena faktor kemudahan akses.

Berikut adalah rincian kontribusi dari berbagai kanal layanan:

  • Samsat Keliling: Rp671.176.900 (Kontributor Utama)

  • Samsat Induk: Rp212.376.700

  • Samsat Outlet: Rp141.045.800

Selain pajak tahunan, sektor bea balik nama juga menunjukkan pergerakan positif. Pendapatan dari Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tercatat sebesar Rp152.881.000, dengan rincian khusus BBNKB murni sebesar Rp52.881.000. Angka ini mengindikasikan bahwa transaksi kepemilikan kendaraan di wilayah Karawang tetap bergairah di tengah dinamika ekonomi tahun 2026.

Pihak Samsat Karawang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wajib pajak yang telah menunaikan kewajibannya tepat waktu. Setiap rupiah yang disetorkan merupakan bahan bakar utama bagi pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Jawa Barat.

"Terima kasih kepada warga Karawang yang telah menjadi bagian dari pembangunan. Kepatuhan Anda adalah energi bagi kemajuan daerah kita," tulis pernyataan resmi Samsat Karawang.

Dengan transparansi data seperti ini, diharapkan kepercayaan publik terus meningkat, sehingga target pendapatan daerah untuk menopang kesejahteraan masyarakat Karawang dan Jawa Barat dapat tercapai secara maksimal.