Underpass Gonggo Terendam, Bupati Aep Turun Jalan Urai Kemacetan di Jalur AR Hakim

 


Suara Hukum.Live, KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan aksi cepat tanggap saat mendapati kemacetan parah yang mengular di sepanjang Jalan Arief Rahman Hakim (AR Hakim), Karawang, pada Senin sore. Kemacetan tersebut dipicu oleh lumpuhnya salah satu jalur di Underpass Gonggo akibat genangan air yang cukup dalam.

Kondisi genangan yang menutup salah satu lubang terowongan memaksa kendaraan dari kedua arah harus bergantian menggunakan satu jalur tersisa. Hal ini mengakibatkan penumpukan volume kendaraan yang signifikan di salah satu urat nadi transportasi kota tersebut.

Melihat situasi yang kian semrawut saat perjalanan pulang, Bupati Aep langsung turun dari kendaraannya untuk meninjau titik sumbatan. Ia segera menginstruksikan tim teknis "Pasukan Biru" dari bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Karawang untuk menerjunkan mesin pompa ke lokasi.

"Penyebab utama macet ini karena genangan air menutup satu terowongan, jadi praktis hanya satu yang bisa digunakan. Saya sudah panggil tim SDA PUPR untuk segera melakukan penyedotan agar akses kembali normal," ujar Aep di lokasi kejadian.

Sembari menunggu proses penyedotan air selesai, Bupati Aep juga tampak ikut membantu mengatur arus lalu lintas bersama petugas di lapangan. Langkah ini diambil guna memecah kebuntuan arus dan menenangkan para pengendara yang sempat tertahan lama.

Kerja keras tim lapangan membuahkan hasil dalam waktu singkat. Setelah debit air disedot dan drainase dibersihkan secara darurat, Underpass Gonggo kembali kering dan dapat dilalui kendaraan secara normal.

"Alhamdulillah, saat ini air sudah surut dan underpass sudah bisa dilalui kendaraan dari kedua sisi. Kami upayakan respons cepat agar mobilitas warga tidak terganggu terlalu lama," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim dilaporkan mulai kembali lancar, meski petugas tetap bersiaga mengantisipasi potensi genangan susulan jika hujan kembali turun.

Penulis : Dewa