Arus Balik Memuncak: Sinergi Hangat di Titik Lelah Klari

Suara Hukum. Live -KARAWANG – Matahari di langit Klari mulai condong ke barat, menandai babak akhir dari sebuah misi kemanusiaan. Hari ini, Minggu (29/03/2026), menjadi garda terakhir penjagaan di Posko Mudik Lebaran yang berlokasi strategis di pelataran Masjid Jami Nurul Islam. Namun, alih-alih meredup, tensi pelayanan justru mencapai puncaknya seiring gelombang pemudik yang terus mengalir masuk.

​Di tengah deru mesin dan debu jalanan jalur arteri Karawang, Posko BAZNAS tetap menjadi oase bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh. Suasana haru dan lelah bercampur aduk saat para pemudik satu per satu menepi untuk sekadar meluruskan kaki atau menunaikan salat.

​Momentum penutupan posko ini kian berarti dengan hadirnya Kepala Pimpinan KEMENAG Kabupaten Karawang, Bapak H. Sopyan. Kunjungan beliau bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk apresiasi langsung terhadap dedikasi para relawan yang telah berjaga siang dan malam demi kenyamanan umat.

​"Layanan ini adalah wujud nyata moderasi beragama dan kepedulian sosial. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat berlindung bagi mereka yang sedang dalam perjalanan," ungkap salah satu pengurus masjid menanggapi kunjungan tersebut.

​Di garis depan pelayanan, tampak Utte Listanto, Koordinator Lapangan Karang Taruna Kabupaten Karawang, yang tetap sigap melayani pemudik meski sudah memasuki hari terakhir. Ia tidak sendiri; dedikasi ini diperkuat oleh kehadiran Fahmi dari jajaran RESCUE Karang Taruna Kabupaten Karawang.
​Kombinasi antara manajemen lapangan dan kesiapsiagaan tim rescue memastikan bahwa setiap pemudik yang singgah mendapatkan perawatan maksimal, mulai dari bantuan logistik hingga penanganan medis ringan jika diperlukan.
Penulis : Madun