Suara Kita News. Com BANDUNG – Menanggapi meningkatnya ketegangan geopolitik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengambil langkah preventif untuk menjamin keselamatan warganya yang berada di kawasan Timur Tengah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengimbau seluruh warga Jawa Barat yang berdomisili atau sedang berada di wilayah terdampak untuk segera melaporkan kondisi terkini mereka. Sebagai langkah nyata, Pemprov Jabar telah mengaktifkan saluran komunikasi khusus (hotline) guna memantau keamanan para perantau.
Saluran Komunikasi 24 Jam
Pria yang akrab disapa KDM tersebut menegaskan bahwa perlindungan warga negara adalah prioritas utama di tengah ketidakpastian situasi di Timur Tengah.
"Kami berharap seluruh masyarakat Jawa Barat di sana tetap aman. Namun, jika menghadapi situasi darurat, jangan ragu untuk segera melapor," ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Rabu (4/3/2026).
Pemprov Jabar resmi merilis nomor hotline 082126030038 yang dapat diakses kapan saja oleh warga maupun pihak keluarga di Indonesia yang ingin mencari informasi terkait kerabat mereka di kawasan konflik.
Koordinasi dengan KBRI Tehran
Sejalan dengan langkah Pemprov Jabar, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran juga telah mengeluarkan imbauan resmi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran. Para WNI diminta untuk:
Mengambil langkah konkret untuk melindungi diri dan keluarga.
Memberikan pembaruan situasi secara berkala melalui grup koordinasi resmi.
Mematuhi seluruh arahan dan protokol keamanan yang ditetapkan oleh otoritas setempat.
Di tengah situasi yang memanas, Dedi Mulyadi juga menyelipkan pesan agar warga tetap tenang, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
“Semoga kita semua dalam keadaan sehat, nyaman, dan tetap khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan fungsi perlindungan warga negara secara proaktif, berkoordinasi erat dengan otoritas pusat dan perwakilan diplomatik di luar negeri.
Penulis : Madun