Suara Kita News. Com -KARAWANG – Kawasan langganan banjir di Kampung Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, kembali dikepung air pada Jumat (3/4/2026). Ketinggian air yang mencapai satu meter memaksa warga menghentikan aktivitas harian mereka dan mulai mengamankan barang berharga.
Banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang sejak Kamis (2/4) sore. Kondisi ini diperparah oleh fenomena "pertemuan air" dari dua sungai besar, yakni Sungai Citarum dan Sungai Cibeet.
Debit air yang melonjak drastis melampaui kapasitas tampung kedua sungai tersebut, hingga akhirnya meluap ke pemukiman warga sekitar pukul 05.00 WIB.
"Ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 centimeter hingga titik terdalam mencapai 1 meter di area dekat bantaran," lapor petugas lapangan di lokasi kejadian
Pemerintah Kabupaten Karawang melalui BPBD dilaporkan terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan. Fokus utama saat ini adalah kesiapsiagaan evakuasi bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
- Lokasi Terdampak: Kampung Pangasinan, Desa Karangligar.
- Ketinggian Air: 40 cm – 100 cm.
- Penyebab Utama: Luapan Sungai Citarum dan Cibeet.
- Status: Siaga Darurat Evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga masih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka, sementara sebagian lainnya mulai bersiap menuju posko pengungsian jika debit air terus merangkak naik.
Penulis : Madun