LKS Gratis Dijual? Siap-Siap Copot Jabatan! Bupati Karawang Tabur Genderang Perang Lawan Pungli Sekolah

 


Suara Huku.live - KARAWANG — Sinyal bahaya berbunyi nyaring bagi seluruh oknum guru dan kepala sekolah di Kabupaten Karawang yang masih nekat mencari untung dari lembar LKS. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara terbuka mengumumkan perang terhadap segala bentuk komersialisasi Lembar Kerja Siswa (LKS) dan modul pembelajaran di tingkat SD serta SMP negeri.

Kebijakan ini menjadi benteng pertahanan Pemkab Karawang dalam menjamin hak pendidikan gratis warga. Seluruh modul belajar yang telah disokong anggaran daerah diwajibkan murni zero rupiah sampai ke meja para siswa.

Gertakan Pemkab Karawang kali ini dipastikan bukan sekadar formalitas di atas kertas. Ancaman sanksi terberat—mulai dari tindakan disiplin hingga pencopotan jabatan kepala sekolah—telah disiagakan bagi siapa saja yang terbukti main mata dengan vendor atau memperjualbelikan bahan ajar gratis tersebut.

"Kalau misalkan ada oknum, baik dari guru maupun kepala sekolah (yang menjual LKS), tolong laporkan. Dinas Pendidikan sudah menyediakan wadah pelaporan, atau bisa langsung laporkan ke saya. Pasti akan saya tindak," tegas Aep Syaepuloh saat memberikan keterangan di Kantor Pemkab Karawang.

Aep menegaskan, aturan ini mengikat tanpa batas pengecualian di seluruh wilayah Karawang. "Saya kan sudah punya kebijakan bahwa buku LKS atau modul ini gratis. Tidak ada bedanya, jadi jangan main-main," lontarnya memperingatkan.

Partisipasi Publik: Warga Jadi Benteng Pengawas Utama

Menyadari pengawasan di lapangan butuh mata dan telinga yang luas, Pemkab Karawang memanggil seluruh masyarakat dan wali murid untuk memegang peran kunci. Skema partisipatif ini dirancang agar setiap sudut sekolah terpantau secara real-time dari potensi pungutan liar.

  • Pengawasan Melekat: Orang tua murid diimbau tidak ragu bersuara jika menemukan tagihan siluman berkedok modul.

  • Kanal Resmi Terbuka: Laporan dapat dilayangkan langsung melalui saluran pengaduan khusus Dinas Pendidikan Karawang maupun kanal aduan pribadi Bupati.

Dengan komitmen tegas dan keterlibatan aktif masyarakat, Karawang menegaskan posisinya: ruang kelas harus steril dari komersialisasi, dan pendidikan gratis harus benar-benar gratis tanpa syarat.

Penulis : Hend