Suara Hukum.Live, KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi, pelaku industri, dan pemerintah daerah guna mengakselerasi pembangunan di wilayah Karawang.
Hal tersebut disampaikan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat menghadiri dan membuka kegiatan Seminar & Talkshow bertajuk “From Classroom to Ecosystem” di Karawang. Forum ini mempertemukan empat elemen utama, yakni akademisi, mahasiswa, pelaku industri, serta jajaran Pemerintah Daerah.
Bupati Aep Syaepuloh menegaskan pentingnya wadah kolaborasi ini sebagai sarana komunikasi strategis untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah secara simultan. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang didapat di bangku perkuliahan harus diimplementasikan secara nyata agar memberi dampak langsung bagi masyarakat.
"Ilmu pengetahuan baru benar-benar bernyawa ketika ia mengakar dan berdampak di dunia nyata," ujar Aep di hadapan para peserta.
Mengusung semangat “From Theory to Real Business”, Aep mendorong agar potensi intelektual kampus dan kawasan industri di Karawang dapat terintegrasi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Integrasi ini meliputi aktivitas berbagi pengetahuan, pertukaran pengalaman, perluasan jejaring, hingga pembukaan peluang kolaborasi bisnis dan sosial.
Lebih lanjut, ia memaparkan tahapan transformasi pembangunan berbasis pengetahuan yang presisi, yaitu mengubah pengetahuan menjadi inovasi, mengasah inovasi menjadi kolaborasi, serta mewujudkan kolaborasi tersebut menjadi kontribusi nyata bagi daerah.
Menutup keterangannya, Aep menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja sama lintas sektor dalam mencapai tujuan pembangunan jangka panjang di Kabupaten Karawang.
"Kalau ingin berjalan cepat, kita bisa berjalan sendiri. Tetapi jika ingin berjalan jauh, kita harus berjalan bersama," pungkasnya.
Penulis : Hend
