Suara Hukum.Live - Bupati Karawang Aep Syaepuloh Menghadiri lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman ( B2SA) yang diikuti oleh ibu-ibu PKK di Aula Husni Hamid. Kamis ( 05/09/2024)
Dalam kesempatannya Bupati Karawang aep syaepuloh mengatakan, Lomba ini bukan hanya sekedar perlombaan biasa. Tapi juga sebagai upaya untuk membudayakan pengolahan pangan lokal, dengan memperhatikan B2SA dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral dalam menu makanan.
Membangun kemandirian melalui pengelolaan pangan local yang berkelanjutan sangat penting, karena memiliki banyak manfaat, di antaranya:
Menjaga ketahanan pangan: Pangan lokal dapat menjadi sumber keragaman pangan yang mendukung ketahanan pangan dan gizi keluarga.
Melestarikan lingkungan: Konsumsi pangan lokal dapat membantu melestarikan lahan pertanian lokal dan keragaman genetik kultivar. Selain itu, mengurangi jarak perjalanan makanan juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, polusi udara, dan emisi gas rumah kaca.
Mendukung wisata kuliner: Pangan lokal dapat membantu mendongkrak wisata kuliner yang semakin populer di Indonesia.
Menjaga kedaulatan pangan nasional: Pangan lokal dapat dijadikan benteng dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
Memenuhi nutrisi keluarga: Pangan lokal dapat menjadi sumber nutrisi yang murah dan mudah didapatkan.
Meningkatkan nilai tambah: Teknologi tepat guna dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah bahan lokal.
Meningkatkan cita rasa dan kecernaan: Pengolahan pangan lokal dapat meningkatkan cita rasa dan kecernaan bahan.
Memperpanjang masa simpan: Pengolahan pangan dapat memperpanjang masa simpan bahan makanan.
Dampak positif pengelolaan pangan lokal berkelanjutan akan berdampak pada Kesehatan Masyarakat berkelanjutan dengan menu berimbang karbohidrat sehat, sumber protein berkualitas, sayuran segar, buah-buahan kaya vitamin, gizi makro dan mikro
