Suara Hukum.Live, KARAWANG— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Karawang baru saja menuntaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 dengan rangkaian acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan berhasil menyentuh sisi patriotik para kadernya. Bukan sekadar pesta ulang tahun, perayaan kali ini menjadi momentum penguatan internal yang dibungkus dengan penghormatan mendalam terhadap sejarah bangsa.
Peringatan diawali dengan langkah yang menyejukkan: ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancawati. Sejak pagi, suasana khidmat menyelimuti TMP saat seluruh pengurus dan anggota Golkar Karawang berkumpul. Mereka melaksanakan upacara singkat dan menaburkan bunga di pusara para pejuang, sebuah tindakan yang menegaskan komitmen partai terhadap nilai-nilai patriotisme sejati.
H. Asep Syaripudin, S.T., M.M., Sekretaris DPD Partai Golkar Karawang, menyampaikan pesan yang menggugah. "Ini adalah upaya kita untuk mengenang jasa-jasa para pejuang dan pahlawan. Kita bersyukur dan mendoakan mereka yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa dan negara," ujarnya.
Ziarah ini bukan sekadar ritual, melainkan ‘suntikan’ nilai sejarah. Di tengah kesibukan politik, para kader diajak menundukkan kepala, mengingat kembali fondasi perjuangan, dan menyerap kembali semangat pengabdian tanpa pamrih. Momen hening di TMP Pancawati ini menjadi bekal moral sebelum melangkah ke babak syukuran.
Dari keheningan makam pahlawan, perayaan bergeser ke Gedung DPD Golkar Karawang yang lebih hangat dan akrab. Puncak syukuran ditandai dengan tradisi pemotongan tumpeng. Dalam budaya Jawa, tumpeng adalah simbol rasa syukur dan harapan baik untuk masa depan.
H. Syukur Mulyono, S.H., Ketua DPD Partai Golkar Karawang, dengan bangga memimpin prosesi tersebut. Potongan tumpeng pertama yang dibagikan kepada jajaran pengurus, termasuk Sekjen Asep Syaripudin, bukan hanya porsi makanan, melainkan lambang pembagian amanah dan tekad untuk solid bergerak.
Yang menarik, acara ditutup dengan momen sederhana namun berkesan: jabat salam tangan massal. Tak ada sekat, para pengurus dan anggota saling berjabatan tangan, mempererat ikatan emosional dan menegaskan kembali ikrar soliditas yang menjadi kunci kekuatan partai berlambang beringin ini.
Pada usia ke-61, Golkar Karawang tidak hanya merayakan angka, tetapi merayakan komitmen. Perpaduan antara refleksi sejarah di TMP Pancawati dan perkuatan kebersamaan melalui tumpeng syukuran mengirimkan pesan yang jelas: Dengan akar perjuangan yang kuat dan internal yang solid, Golkar Karawang siap mengukir karya nyata dan terus berkontribusi bagi kemajuan masyarakat di Bumi Pangkal Perjuangan.
Pada usia ke-61, Golkar Karawang tidak hanya merayakan angka, tetapi merayakan komitmen. Perpaduan antara refleksi sejarah di TMP Pancawati dan perkuatan kebersamaan melalui tumpeng syukuran mengirimkan pesan yang jelas: Dengan akar perjuangan yang kuat dan internal yang solid, Golkar Karawang siap mengukir karya nyata dan terus berkontribusi bagi kemajuan masyarakat di Bumi Pangkal Perjuangan.
penulis : Cika
