Suara Hukum.Live, Pemerintah Kabupaten Karawang
menunjukkan komitmen ganda terhadap isu lingkungan dan infrastruktur pertanian
dalam satu hari penuh aksi. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati H.
Aep Syaepuloh, S.E. ini melibatkan aksi bersih-bersih bersejarah hingga
peresmian alat berat modern untuk pengairan sawah.
Agenda Bupati Aep Syaepuloh hari itu
diawali dengan kegiatan yang menanamkan nilai sejarah dan kepedulian
lingkungan. Bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), dan sejumlah
Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati memenuhi undangan dari Karang
Taruna Kabupaten Karawang.
Fokus aksi adalah Monumen
Rawagede, lokasi yang sarat akan sejarah kelam tragedi. Selain melakukan
tabur bunga sebagai bentuk penghormatan, tim gabungan ini juga melakukan aksi
nyata membersihkan lingkungan sekitar.
"Terimakasih kepada rekan-rekan
Karang Taruna Kabupaten Karawang yang selalu konsen terhadap isu lingkungan dan
kebersihan. Sungai penuh sejarah kelam tragedi itu pun kami babat dan
bersihkan," ungkap Bupati Aep.
Aksi bebersih sungai bersejarah ini
menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian sejarah dapat
berjalan beriringan, dengan Karang Taruna sebagai motor penggerak utamanya.
Tak berhenti di Rawamerta, rombongan
Bupati Aep bergegas menuju Kecamatan Pedes untuk meresmikan pengadaan alat
vital bagi sektor pertanian Karawang, yaitu Beko Amphibi milik Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Beko Amphibi, yang mampu beroperasi
di darat dan air, adalah solusi inovatif untuk mengatasi sedimentasi dan
pemeliharaan saluran irigasi yang kerap menjadi masalah di Karawang sebagai
lumbung padi nasional.
Peresmian alat ini diharapkan dapat
memangkas waktu pengerjaan dan memaksimalkan fungsi pengairan sawah-sawah di
seluruh Kabupaten Karawang.
"Bergegas usai dari Rawamerta
saya menuju Kecamatan Pedes untuk meresmikan Beko Amphibi milik Dinas PUPR yang
mana akan menambah alat-alat berat untuk kepentingan pengairan sawah-sawah di
Kabupaten Karawang," jelas Bupati Aep.
Dua agenda penting dalam satu hari
ini menegaskan fokus Pemkab Karawang pada dua isu krusial: kualitas
lingkungan/kebersihan dan keberlanjutan pertanian.
Sebagai penutup, Bupati Aep
menegaskan kembali dedikasinya:
"Bismillah, kami maksimalkan
segala ikhtiar yang ada untuk membantu masyarakat kita."
.png)