Jenderal Dudung Resmi Nakhodai Dewan Pembina GMBI: Penguatan Ormas di Bawah Lindungan Penasehat Khusus Presiden

 


Suara Hukum.Live, BANDUNG – Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurahman, SE., MM., MH., yang saat ini menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketahanan Nasional, mengambil langkah signifikan dalam peta gerakan sosial-politik nasional. Beliau secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pembina LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Markas Besar DPP LSM GMBI, Padepokan Al Fauzan, Cimenyan, Kabupaten Bandung, menandai bergabungnya figur berpengaruh dari lingkaran kekuasaan tertinggi ke dalam struktur organisasi massa yang dikenal militan dalam menyuarakan aspirasi rakyat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum LSM GMBI, Moh. Fauzan Rachman, SE., dan disaksikan oleh jajaran Dewan Kehormatan (KGP Ramlan Samsuri) serta Dewan Pengawas (H. Yudi Muhyidin Koswara).



Dalam pidato perdananya, Jenderal Dudung dengan jelas memosisikan perannya di GMBI sebagai perpanjangan komitmennya terhadap negara dan rakyat. Ia menampik pandangan GMBI sekadar penyalur aspirasi, melainkan menekankan peran gandanya dalam menjaga stabilitas.

"GMBI harus terus bergerak untuk menyalurkan aspirasi, namun harus selalu demi kepentingan rakyat," tegas Jenderal Dudung. "Sejalan dengan jabatan yang saya emban saat ini [Penasehat Khusus Presiden], GMBI merupakan aset strategis untuk menjaga ideologi dan nilai-nilai kebangsaan."

Pernyataan tersebut menyoroti potensi LSM GMBI di bawah kepemimpinan Jenderal Dudung sebagai 'penjaga moral' di masyarakat, yang diharapkan mampu memastikan gerakan sosial tetap konstruktif dan berada dalam koridor ideologi kebangsaan.

Prosesi pelantikan diakhiri dengan penyerahan simbol kehormatan. Selain menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Jenderal Dudung menerima Pataka Bendera GMBI—dengan gambar tiga panah menyilang.

Penyerahan Pataka ini dimaknai sebagai simbol kehormatan sekaligus amanah perjuangan moral dan sosial yang kini diemban oleh mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut. Acara yang ditutup dengan doa bersama dan sesi foto ini memperkuat kesan penyatuan antara tokoh militer-negara dengan gerakan akar rumput.

Bergabungnya Jenderal Dudung ke kursi Ketua Dewan Pembina diyakini akan secara signifikan memperkuat kapabilitas dan daya tawar LSM GMBI. Langkah ini diharapkan tidak hanya mengawal kepentingan masyarakat, tetapi juga mempertegas peran GMBI dalam menjaga kedaulatan negara melalui gerakan sosial yang terstruktur.