Karawang Sigap Bencana: Forkopimda Pimpin Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Secara Terpadu

 


Suara Hukum.Live, KARAWANG – Menghadapi potensi ancaman bencana, Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan kesiapsiagaan penuh. Hari ini (6/11/2025), Apel Kesiapan Tanggap Bencana digelar secara terpadu yang diprakarsai oleh Polres Karawang, menunjukkan komitmen sinergi antarlembaga.


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi oleh Kapolres Karawang dan Dandim 0604, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait.


Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya menekankan bahwa kesiapan ini adalah kunci dalam meminimalisir risiko dan dampak bencana alam maupun non-alam yang mungkin terjadi.


"Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder terkait, adalah kekuatan besar bagi Karawang. Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan bahwa kami akan selalu sigap dan siap hadir di garda terdepan untuk masyarakat," tegas Bupati.


Apel ini sekaligus menjadi ajang pemeriksaan kesiapan peralatan, personel, dan rencana kontingensi di berbagai tingkat, memastikan koordinasi antarsatuan berjalan mulus dalam situasi darurat. Karawang, dengan wilayah yang memiliki risiko banjir dan pergerakan tanah di beberapa titik, wajib memiliki respon cepat dan terintegrasi.


Kapolres dan Dandim 0604 Karawang turut menyampaikan komitmen bahwa personel gabungan akan dikerahkan secara maksimal. Kesiapan ini mencakup aspek logistik, evakuasi, hingga penanganan pasca-bencana.


Acara diakhiri dengan pesan spiritual dari Bupati, yang mendoakan keselamatan seluruh warga Karawang. "Bismillah, semoga seluruh masyarakat Kabupaten Karawang selalu diberikan kesehatan, keberkahan, juga selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin Ya Rab," tutupnya.


Apel Kesiapan Tanggap Bencana ini memperkuat citra Karawang sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan industri, tetapi juga serius dalam menjamin rasa aman dan keselamatan warganya.