"Era Baru Pasar Tradisional Karawang: Dari Kesan Kumuh Menuju Fasilitas Modern dan Higienis"

 


Suara Hukum.Live, KARAWANG – Kabar gembira bagi masyarakat pesisir Karawang. Proyek strategis pembangunan Pasar Kecamatan Cibuaya di Desa Pajaten Tahap 1 telah mencapai progres 100 persen. Bangunan yang berdiri kokoh ini kini hanya tinggal menghitung hari menuju peresmian resmi oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Bupati Karawang dalam mentransformasi pasar tradisional menjadi pusat ekonomi yang lebih modern, manusiawi, dan higienis.

Pembangunan pasar ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk menaikkan kelas para pedagang lokal. Dengan fasilitas yang lebih tertata, Pemerintah Kabupaten Karawang ingin menghapus stigma pasar yang kumuh dan becek.

"Alhamdulillah, tahap satu sudah tuntas. Ini adalah upaya kami menyediakan fasilitas bagi masyarakat agar bisa berjualan di tempat yang lebih modern, bersih, dan rapi," ungkap perwakilan Pemerintah Kabupaten.

Keberhasilan di Cibuaya hanyalah awal dari gerilya pembenahan pasar di seluruh Karawang. Pemerintah Kabupaten telah mengunci target besar untuk tahun depan: Pasar Anyar Cikampek.

Pasar legendaris di Cikampek tersebut dipastikan akan masuk dalam agenda "bedah pasar" agar bertransformasi menjadi pusat perbelanjaan yang lebih tertib dan bersih. Rencana ini diharapkan mampu mengurai kesemrawutan dan menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi di wilayah Karawang bagian timur.

Di balik kemegahan bangunan baru, Pemerintah Kabupaten menitipkan pesan krusial bagi para calon penghuni pasar dan pengelola: Menjaga Budaya Bersih.

Aspek kebersihan menjadi harga mati agar pasar ini tidak hanya ramai di awal, tetapi terus menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

  • Prioritas Kenyamanan: Pasar yang bersih adalah magnet bagi pembeli.
  • Ketertiban Kolektif: Pedagang diajak untuk menjaga kerapihan lapak demi estetika lingkungan.

"Tong hilap (jangan lupa), utamakan kebersihan pasar agar masyarakat lebih nyaman saat berbelanja. Hatur nuhun," pungkas pernyataan resmi tersebut dengan sentuhan lokal yang akrab.