Kades Wadas Buka Suara Didampingi JABIS, Tekankan Transparansi dan Akurasi Berita

Suara Hukum. Live, — Kepala Desa (Kades) Wadas, Jujun, didampingi jajaran Jabar Istimewa (JABIS), memberikan klarifikasi resmi kepada sejumlah awak media di Resto Sindang Reret, Karawang Barat, Selasa (2/12/2025). Pertemuan ini digelar sebagai upaya proaktif pemerintah desa untuk membuka ruang komunikasi publik yang lebih transparan dan memastikan informasi yang beredar di masyarakat tetap berimbang.

Kades Jujun menekankan pentingnya kehadiran media sebagai bagian integral dari kontrol publik sekaligus sarana untuk memastikan setiap pemberitaan dilihat secara proporsional dan berpegang teguh pada fakta.

“Masyarakat berhak mendapatkan data yang benar,” ujar Kades Jujun, menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa klarifikasi ini bukan hanya respons terhadap isu atau pemberitaan tertentu, melainkan wujud tanggung jawab moral pemerintah desa dalam menyajikan informasi yang akurat. 

Pihak Desa Wadas, menurutnya, selalu terbuka untuk memberikan keterangan terkait isu-isu yang muncul.

Jajaran JABIS yang hadir dalam acara tersebut secara lugas menyatakan dukungan terhadap langkah yang diambil Kades Jujun. Mereka menilai bahwa respons cepat dan keterbukaan dari pemerintah desa merupakan strategi efektif untuk meredam kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Selain itu, JABIS juga menyoroti urgensi sinergi antara pemerintah desa dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta citra positif pemerintahan lokal.

Dalam sesi klarifikasi, Kades Jujun secara khusus mengajak seluruh pihak, terutama media, untuk mengedepankan prinsip konfirmasi sebelum mempublikasikan suatu isu. 

Ia meminta agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum melakukan verifikasi data secara cermat.
Sesi Interaktif dan Komitmen Pelayanan. 

Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif menjadi forum bagi jurnalis untuk mengajukan beragam pertanyaan, mulai dari latar belakang isu yang mencuat hingga langkah-langkah konkret yang akan diambil pemerintah desa. Kades Jujun menjawab seluruh pertanyaan tersebut secara lugas. Penjelasannya diperkuat oleh jajaran JABIS yang turut memberikan konteks tambahan dan memastikan tidak ada informasi yang ditutup-tutupi dari publik.

Mengakhiri pertemuan, Kades Jujun menyampaikan apresiasi tinggi kepada media yang dianggap sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi.

 Ia mengingatkan pentingnya menjaga objektivitas, akurasi, dan menghindari framing pemberitaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Kades Jujun berkomitmen untuk terus membuka akses informasi tambahan bila diperlukan. Ia berharap keterbukaan ini dapat menjadi landasan untuk memperkuat kepercayaan publik.

“Kami akan terus memperbaiki pelayanan untuk masyarakat,” tutupnya, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Ia berharap klarifikasi ini dapat membuka pintu dialog yang lebih sehat antara pemerintah, masyarakat, dan media, sehingga iklim informasi di Karawang menjadi lebih kondusif.
Bayu