Karawang Sentuh Jalan Krusial: Bupati Aep Syaepuloh Pastikan Pelebaran Munjul-Bendung Curug Tuntas Demi Kelancaran Warga

 


Karawang, – Upaya Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh, SE untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jalan daerah terus berlanjut. Kali ini, fokus pengerjaan diarahkan pada pelebaran ruas Jalan Munjul – Bendung Curug – Klari, sebuah jalur krusial yang menghubungkan sentra aktivitas warga.

Pengerjaan pelebaran ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan berkendara, dan memperlancar mobilitas barang serta jasa di wilayah tersebut.

Bupati Aep Syaepuloh membagikan cuplikan pengerjaan proyek ini, menunjukkan komitmen Pemkab Karawang pada detail teknis yang presisi. Ruas jalan yang diperlebar memiliki total panjang 575 meter, namun pembagian pelebarannya dilakukan secara bertahap sesuai kondisi geografis di lapangan.

Berikut rincian spesifikasi pelebaran yang dilakukan:

  • Segmen 1 (Paling Lebar): Lebar penambahan $1.75 \text{ meter} \times 2$ sisi
  • Segmen 2 (Menengah): Lebar penambahan $1.5 \text{ meter} \times 2$ sisi
  • Segmen 3 (Paling Sempit): Lebar penambahan $1 \text{ meter} \times 2$ sisi

Total akumulasi panjang pada masing-masing segmen penambahan lebar adalah: 375 meter, 12 meter, dan 188 meter.

"Pelebaran ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat untuk jalur yang lebih aman dan lancar, terutama di jam-jam sibuk. Kami melakukan penyesuaian lebar di beberapa segmen untuk memastikan efisiensi anggaran dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan eksisting," jelas perwakilan dari Dinas PUPR Karawang.

Jalan Munjul – Bendung Curug merupakan jalur alternatif penting yang menghubungkan wilayah Munjul menuju daerah Klari yang padat industri. Dengan adanya pelebaran ini, peningkatan volume kendaraan yang melintas diyakini dapat terakomodasi dengan lebih baik.

Proyek ini menjadi bukti nyata keseriusan Bupati Aep dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan efisiensi waktu tempuh bagi masyarakat Karawang.

Penulis : Kinah