Kolaborasi Spiritual Karawang: Bupati Aep Tegaskan Keamanan Bukan Hanya Tugas Aparat, Tapi Juga Doa Masyarakat

 


KARAWANG,  — Suasana Stasiun Purwakarta yang biasa dipenuhi hiruk pikuk agenda kerja hari ini bertransformasi menjadi oase ketenangan spiritual. Polres Karawang menjadi tuan rumah acara istimewa: Shalawat dan Doa Bersama yang dipimpin langsung oleh ulama kharismatik, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Kehadiran Habib Syech memicu magnet kerinduan massal. Ribuan masyarakat tumpah ruah dari berbagai penjuru, hadir bukan karena undangan formal, melainkan karena kerinduan murni terhadap suasana yang menyejukkan hati. Lantunan shalawat mengalir tenang, menyatukan langkah kaki di tengah markas kepolisian yang biasanya identik dengan ketegasan hukum.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin.

"Saya menghadiri acara ini dengan penuh syukur. Syukur atas kebersamaan yang tumbuh sederhana, namun menguatkan. Syukur karena Karawang masih memiliki ruang untuk berkumpul dalam doa, tanpa sekat," ujar Bupati Aep.

Di tengah dinamika pembangunan Karawang yang terus bergerak, momentum shalawat ini dianggap sebagai "jeda yang diperlukan". Jeda untuk mengingatkan bahwa kemajuan material harus diimbangi dengan ketenangan spiritual.

Bupati Aep menegaskan bahwa acara ini memberikan perspektif baru tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (trantibmas). Keamanan bukan hanya soal patroli dan penegakan hukum, tetapi juga kolaborasi spiritual.

"Jeda untuk mengingatkan bahwa ketertiban dan keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga doa dan dukungan masyarakat," tegasnya.

Doa dan dukungan masyarakat, yang ditunjukkan melalui kehadiran tulus di markas aparat, merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan non-fisik yang krusial bagi jajaran keamanan.

Secara khusus, Bupati Aep menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Karawang yang telah bekerja keras menjaga trantibmas.

"Kerja keras menjaga trantibmas mungkin tidak selalu tampak di permukaan, tetapi dampaknya dirasakan semua warga. Malam ini, masyarakat membalasnya dengan shalawat dan doa," ucap Bupati Aep, menyoroti ikatan batin yang terjalin.

Bupati Aep berharap, energi positif dari majelis shalawat ini dapat menular dan menetap. "Saya berharap Karawang senantiasa tertib. Karawang selalu aman. Dan cita-cita Karawang Maju terus menemukan pijakan nyatanya. Semoga kesejukan malam ini menetap lebih lama di Karawang. Amiin YRA," tutupnya.

Acara shalawat di Polres Karawang adalah model sinergi yang unik antara ulama, umara, dan masyarakat. Momen ini menunjukkan bahwa keamanan tidak melulu dicapai melalui pendekatan represif, tetapi juga melalui pendekatan kultural dan spiritual yang menguatkan kerukunan. Kehadiran ribuan warga tanpa komando menjadi bukti bahwa Karawang memiliki fondasi spiritual yang kuat, yang sangat esensial untuk menjaga stabilitas sosial di tengah laju industri yang cepat.

penulis : Kinah