TNI-Polri dan Relawan Disiagakan: Karawang Gelar Apel Besar Hadapi Bencana Hidrometeorologi

 


Suara Hukum.live, KARAWANG,  — Menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, hingga gelombang tinggi, Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar langkah kesiapsiagaan yang masif. Hari ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh secara langsung memimpin Apel Siaga Darurat Bencana di Plaza Pemda Karawang, menandai dimulainya komitmen terpadu seluruh stakeholder untuk menjaga keselamatan warga.

Apel ini melibatkan seluruh elemen penting, menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab kolektif. Kekuatan sinergis yang hadir meliputi jajaran Pemkab, TNI/Polri, relawan kemanusiaan, serta personel inti dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).

Bupati Aep Syaepuloh menekankan bahwa Karawang menghadapi spektrum ancaman bencana yang beragam.

"Kesiapsiagaan menghadapi banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, dan tanah longsor menjadi komitmen kita bersama," ujar Bupati Aep.

Karawang, dengan wilayah pesisir yang panjang dan dataran rendah yang rawan banjir, menjadikan ancaman banjir dan abrasi di wilayah utara sebagai prioritas utama. Untuk itu, logistik dan personel telah dipetakan secara strategis.

Untuk memastikan respons cepat dan layanan yang merata, Pemkab Karawang telah mengambil langkah konkret dalam penguatan sarana dan prasarana. Bupati Aep memastikan bahwa:

  1. Sarana dan Prasarana telah diperiksa kelengkapannya, termasuk perahu karet, alat komunikasi, dan perlengkapan evakuasi.
  2. Posko Siaga telah disiapkan di kecamatan-kecamatan yang tergolong rawan bencana.
  3. Posko BPBD di Rengasdengklok ditetapkan sebagai pusat komando dan koordinasi khusus untuk wilayah utara Karawang.

Penempatan posko di Rengasdengklok ini sangat strategis mengingat Rengasdengklok dan sekitarnya kerap menjadi titik terparah banjir bandang di Karawang Utara.

Di akhir amanatnya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran yang telah siap siaga.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab, TNI/Polri, relawan, serta personel BPBD dan Damkar yang terus siap siaga. Mari bersama menjaga Karawang agar tetap aman, nyaman," ucapnya.

Beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk menunjukkan solidaritas kemanusiaan kepada daerah lain. "Mari kita doakan saudara-saudara kita di Sumatera dan Kabupaten/kota lainnya yang sedang dirundung bencana, semoga Allah menguatkan imannya, diberikan kesabaran, dan selalu berada dalam lindungan-Nya. Amin."