KARAWANG, — Komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap
peningkatan kualitas hidup lansia kurang mampu diwujudkan dalam langkah nyata
di lapangan. Pagi ini, usai melaksanakan rutinitas olahraga, Bupati Karawang H.
Aep Syaepuloh dilaporkan langsung bergerak menuju bakal lokasi pembangunan Rumah
Layak Huni (RLH) di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon.
Kunjungan mendadak ini bertujuan
untuk memastikan kesiapan dan percepatan proyek pembangunan delapan (8) unit
RLH yang dikhususkan bagi para lansia, atau yang akrab disapa "Emak dan
Abah".
Bupati Aep Syaepuloh ingin melihat
langsung kondisi lahan dan rencana teknis pembangunan. Ini menunjukkan
keseriusan Pemkab Karawang dalam menyelesaikan proyek ini sesuai target waktu.
"Kita ingin melihat langsung
kondisi dan rencana pembangunan rumah layak huni sebanyak 8 unit yang
kami proyeksikan selesai tahun ini," ujar Bupati Aep.
Program RLH ini tidak hanya sekadar
menyediakan atap dan dinding, tetapi merupakan bagian dari upaya besar
pemerintah daerah untuk memberikan penghormatan dan memastikan lansia di
Karawang dapat menjalani masa tua dengan aman, nyaman, dan bermartabat.
Yang menarik, program RLH ini juga
dikaitkan dengan dukungan moral terhadap kegiatan para lansia. Bupati Aep
secara khusus menyampaikan harapannya agar hunian baru ini dapat mendukung
semangat mereka, terutama bagi yang masih aktif dalam kegiatan sosial atau
keagamaan.
"Mudah-mudahan emak dan abah
yang semangat menimba ilmu dapat terbantu dengan hadirnya hunian yang layak dan
nyaman," tambahnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa
penerima manfaat RLH adalah lansia yang aktif dalam majelis taklim atau
kegiatan edukatif lainnya, sehingga hunian layak dapat menjadi faktor pendukung
utama mobilitas dan aktivitas positif mereka.
Dengan proyeksi penyelesaian tahun
ini, tim teknis Pemkab Karawang dituntut untuk bekerja ekstra cepat. Kehadiran
Bupati langsung di lokasi memberikan dorongan motivasi sekaligus monitoring
agar proses pembangunan delapan unit rumah tersebut memenuhi standar kualitas
dan jadwal yang ditetapkan.
Langkah ini memperkuat citra bahwa
Karawang, di bawah kepemimpinan Bupati Aep, terus mengedepankan pembangunan
yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial, dimulai dari kelompok
rentan seperti lansia.
Kunjungan Bupati Karawang ke
Cilamaya Kulon, yang merupakan daerah di utara Karawang, menunjukkan pemerataan
fokus pembangunan yang tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan. Proyek
delapan unit RLH yang ditargetkan selesai akhir tahun ini adalah indikator
kinerja sosial yang harus diapresiasi. Program RLH yang menyasar lansia dan
dikaitkan dengan dukungan moral terhadap semangat belajar (menimba ilmu)
menunjukkan pendekatan pembangunan yang holistik—tidak hanya fisik, tetapi juga
spiritual dan sosial.
