Bupati Karawang Tutup Permanen Underpass Bendasari Usai Tragedi Laka Kontainer

 


Suara Hukum.Live KARAWANG – Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Bapak Idik Tasdik di Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, hadir langsung untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi kecelakaan kontainer yang merenggut nyawa di Underpass Bendasari baru-baru ini.

Dalam kunjungan takziah tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Karawang, Sekretaris Daerah (Sekda), dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub). Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan penanganan pasca-musibah bagi keluarga yang ditinggalkan berjalan maksimal.

Fokus utama Bupati Aep dalam kunjungan ini adalah kondisi psikologis dan keberlangsungan hidup putra-putri almarhum. Selain menjenguk adik bungsu yang selamat, Bupati juga memantau perkembangan adik kedua korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karawang.

Bupati memberikan pesan penguatan khusus kepada Syifa, putri sulung almarhum, yang kini harus memikul tanggung jawab besar bagi adik-adiknya.

"Pundak Syifa harus kuat karena kini ia menggantikan peran kedua orang tua yang telah tiada. Kami pastikan Syifa dan adik-adiknya tidak sendiri; pemerintah hadir untuk memastikan mereka tetap memiliki masa depan," ujar Bupati Aep.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan skema bantuan jangka panjang: Pasca-lebaran, Syifa akan dibantu mendapatkan pekerjaan agar mampu menjadi tulang punggung keluarga. Adik Syifa yang bercita-cita menjadi Tahfidz Quran akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren sesuai keinginannya.

Selain aspek kemanusiaan, musibah tragis ini menjadi momentum evaluasi total bagi infrastruktur jalan di Karawang. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan dan pertimbangan keselamatan publik yang mendalam, Bupati Aep mengambil keputusan krusial.

"Jalur alternatif Underpass Bendasari akses menuju Jalan Baru resmi kami putuskan untuk DITUTUP PERMANEN," tegas Bupati.

Langkah ini diambil guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Pemkab Karawang memohon maaf atas ketidaknyamanan mobilitas akibat penutupan ini, namun keselamatan nyawa warga tetap menjadi prioritas tertinggi di atas segala pertimbangan teknis lainnya.

Bupati menutup kunjungannya dengan doa agar para korban yang berpulang mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir dan batin.

Penulis : Dewa