Dugaan Penculikan Anak Resahkan Warga Kotabaru Karawang, Satu Pelaku Berstatus Pelajar Diamankan

Suara Hukum. Live, 
KARAWANG – Suasana tenang di Kampung Sukamulya, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Karawang, mendadak mencekam pada Jumat (24/4/2026) sore. Warga digegerkan oleh dugaan aksi penculikan yang menyasar sekelompok anak-anak yang sedang bermain.

​Dalam insiden tersebut, seorang terduga pelaku berhasil diringkus massa, sementara empat orang lainnya dilaporkan melarikan diri.
​Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, terdapat sekitar delapan anak yang tengah bermain sebelum dihampiri oleh para pelaku.

​"Anak-anak lagi main, ada sekitar delapan orang. Terus dia (pelaku) bilang, ‘mau uang nggak, ikut dulu’. Anak-anak tentu tertarik, akhirnya tujuh orang ikut, dua di antaranya keponakan saya," ujar salah satu kerabat korban.

​Dari tujuh anak yang sempat terbawa, lima di antaranya berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi awal. Namun, dua anak lainnya dilaporkan sempat dibawa menggunakan sebuah mobil oleh kawanan pelaku.

​Keresahan warga memuncak saat menyadari adanya upaya penculikan. Beruntung, sekitar pukul 16.30 WIB, dua bocah yang sempat dibawa kabur akhirnya kembali. Berdasarkan pengakuan korban, mereka diturunkan oleh pelaku di daerah Kalioyod.

​Tak lama berselang, warga berhasil mengamankan satu orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi tersebut. Terduga pelaku langsung diserahkan ke pihak berwajib untuk menghindari aksi main hakim sendiri.


​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, total pelaku diduga berjumlah lima orang. Mirisnya, satu pelaku yang berhasil diamankan diketahui masih berstatus sebagai pelajar.


​Lokasi: Kampung Sukamulya RT 01/09, Desa Pucung, Kotabaru.
​Waktu: Pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.

​Status Pelaku: 1 orang diamankan (pelajar), 4 orang DPO (Daftar Pencarian Orang).

​Kondisi Korban: Seluruh anak (7 orang) telah kembali ke keluarga masing-masing dalam keadaan selamat.

​Saat ini, satu terduga pelaku telah berada di Polsek Kotabaru untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap identitas dan keberadaan empat pelaku lainnya yang masih buron.

 Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap pengawasan anak-anak di lingkungan rumah.
Penulis : madun