Menyinarkan "Toang" Gelap: Gebrakan Pemkab Indramayu Ubah Malam Menjadi Aman


Suara Hukum.live, Indramayu — Di balik gemerlap malam Kabupaten Indramayu, ancaman kejahatan jalanan dan jalanan gelap gulita (toang) perlahan disingkirkan. Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan visioner Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin terus menorehkan babak baru pembangunan infrastruktur strategis melalui eksekusi masif Penerangan Jalan Umum (PJU) demi mewujudkan visi Indramayu Reang.

​Malam di Kota Mangga kini berangsur-angsur kehilangan kesan angkernya. Langkah taktis ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan manifestasi nyata kehadiran negara di tengah-tengah warganya untuk memastikan keamanan dan menggerakkan roda perekonomian hingga ke pelosok perdesaan.

​Sepanjang Januari hingga Juli 2026, langkah cepat digencarkan oleh Pemkab Indramayu. Fokus pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan yang padat, melainkan merata hingga ke jantung-jantung perdesaan di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

​Dengan target total 3.199 titik PJU pada tahun 2026, pelaksanaannya kini terus berkejaran dengan target penyelesaian tuntas pada Desember 2026. Pemerintah daerah memastikan bahwa pemerataan penerangan jalan ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.

​Bagi para pengguna jalan—khususnya pengendara roda dua yang melintasi area persawahan atau jalur antarkecamatan yang jauh dari permukiman penduduk, yang kerap disebut warga lokal sebagai wilayah "toang"—penerangan jalan adalah benteng pertahanan hidup dari ancaman begal dan kriminalitas malam hari.

​Sejumlah ruas jalan strategis kini telah tersentuh cahaya terang, di antaranya:

  • Jalur Pecuk: Titik krusial mobilitas harian warga.
  • Jalur Darma Kusuma: Ruas jalan vital yang sebelumnya rawan kini mendapat pencahayaan maksimal.
  • Jalur Karangsong hingga TPI (Tempat Pelelangan Ikan): Urat nadi ekonomi maritim yang kini aman disusuri nelayan dan pedagang di dini hari.
  • Berbagai Wilayah Strategis Lainnya: Tersebar merata di berbagai pelosok kota dan perdesaan Kabupaten Indramayu.

​Langkah taktis ini membuktikan bahwa pemerintah daerah benar-benar mendengar keresahan akar rumput.

"Masyarakat sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Indramayu yang telah merealisasikan dan memasang titik-titik PJU tersebut. Perjalanan malam kami kini jauh lebih tenang, aman, dan roda ekonomi warga di malam hari kembali berdenyut," ungkap salah satu perwakilan warga.

​Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menempatkan infrastruktur dasar seperti PJU sebagai pilar fundamental pembangunan daerah. Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan warga adalah harga mati yang harus dipenuhi pemerintah. Dengan terangnya jalan-jalan di Indramayu, angka kriminalitas jalanan dapat ditekan, aktivitas ekonomi malam hari semakin bergairah, dan rasa aman meresap ke dalam sanubari setiap warga.

( Arief )