Neraka Oli di Karawang: Gudang PT. Damai Sejahtera Terbakar Hebat, Api Sulit Dijinakkan hingga Dini Hari!

 


Karawang, Suara Hukum Live - Sebuah tragedi lingkungan dan bencana industri yang mengkhawatirkan melanda Kabupaten Karawang. Gudang penyimpanan dan pengolahan oli bekas milik PT. Damai Sejahtera di kawasan Kaceot, Rengasdengklok, menjadi panggung bagi kobaran api yang tak terkendali sejak Kamis malam (23/10/2025), sekitar pukul 22.30 WIB.


Rekaman video amatir yang menyebar cepat di masyarakat menunjukkan pemandangan mengerikan: api membumbung tinggi, menelan habis bangunan gudang. Intensitas api begitu masif, dipicu oleh material utama yang sangat mudah terbakar: oli. Ironisnya, lokasi insiden yang berdekatan dengan permukiman warga membuat dua rumah di sekitarnya tak luput dari amukan 'si jago merah', turut hangus dilalap api.


Hingga menjelang subuh, pukul 03.00 WIB, upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim pemadam kebakaran dan kepolisian setempat dilaporkan menghadapi kendala luar biasa.


Pernyataan di Lokasi: "Api sulit sekali dipadamkan. Ini bukan kebakaran biasa, ini melibatkan oli yang notabene adalah bahan bakar. Air saja tidak cukup, apalagi dengan volume oli yang sangat banyak," ujar salah satu petugas di lokasi.


Kekhawatiran utama warga sekitar bukan hanya risiko ledakan atau perambatan api, tetapi juga dampak lingkungan yang ditimbulkan. Cairan oli yang terbakar tersebut dilaporkan meluap hingga ke saluran-saluran air di sekitar lokasi, berpotensi mencemari ekosistem air. Bencana kebakaran ini pun seketika berubah menjadi ancaman pencemaran Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang serius.


Kepanikan melanda warga Kaceot. Selain bahaya api, pihak PLN terpaksa melakukan antisipasi pemadaman saluran listrik terhadap rumah-rumah warga, menyebabkan ratusan rumah terpaksa gelap gulita demi mencegah korsleting yang bisa memperluas bencana.


Hingga berita ini ditulis, tabir gelap masih menyelimuti penyebab pasti kebakaran. Kerugian material diperkirakan mencapai nominal fantastis mengingat seluruh isi gudang, yang diduga sebagai gudang limbah B3 (oli bekas), ludes terbakar.


Belum ada keterangan resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa naas ini, meskipun upaya evakuasi dan pengamanan lokasi terus dilakukan secara intensif.


Kepolisian Resort Karawang diharapkan segera memberikan keterangan resmi kepada publik, terutama terkait dugaan awal penyebab kebakaran dan langkah tanggap darurat yang akan diambil untuk mengatasi luapan oli di saluran air.


Perkembangan terbaru dari investigasi dan upaya penanganan dampak lingkungan akan terus kami informasikan secara berkala.