"Resmikan Jembatan Ciampel-Klari, Bupati Karawang: Urat Nadi Baru Logistik dan Ekonomi"



Suara Hukum.Live - KARAWANG,  – Sektor infrastruktur di Kabupaten Karawang kembali mencatatkan capaian strategis. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi meresmikan Jembatan Penghubung Mulyasejati (Ciampel) – Curug (Klari) sepanjang 500 meter, yang diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi distribusi industri dan mobilitas warga.

Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat melalui skema anggaran APBN Murni multiyears tahun 2024-2025. Proyek ambisius ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 275 hari kalender.

Dalam prosesi peresmian tersebut, Bupati Aep didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah DKI-Jabar, Rina Kumala Sari, serta jajaran Forkopimda Karawang.

"Alhamdulillah, pagi ini kita meresmikan akses yang sudah lama dinantikan masyarakat. Ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam mendekatkan jarak dan mempercepat konektivitas antarwilayah," ujar Aep dalam sambutannya.

Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, melainkan instrumen ekonomi yang krusial bagi Karawang. Ada tiga poin utama yang menjadi fokus manfaat dari hadirnya infrastruktur ini. Mempercepat arus barang dari dan menuju kawasan industri yang merupakan tulang punggung ekonomi Karawang. Memangkas waktu tempuh pekerja lintas kecamatan (Ciampel-Klari) secara signifikan. Stimulus bagi UMKM di sekitar jalur penghubung untuk berkembang seiring meningkatnya volume kendaraan.

Menariknya, di sela-sela peresmian, Bupati Aep menyisipkan pesan persuasif kepada masyarakat agar menjaga fasilitas tersebut. Dengan nada seloroh yang edukatif, ia mengingatkan agar jembatan tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang membahayakan.

"Saya titip jembatan ini dirawat baik-baik. Omat (ingat) ya ibu-ibu, jembatannya jangan dipakai tempat senam massal lagi. Ini fasilitas umum untuk melintas, mari kita jaga demi keselamatan bersama," ucapnya yang disambut gelak tawa warga.

Penulis : Dewa